Peristiwa Resonansi

Peristiwa Resonansi – Pada topik sebelumnya, kalian telah mempelajari tentang pengertian getaran. Dalam topik kali ini, kita akan mempelajari tentang resonansi.

Mari kita ingat kembali tentang hubungan frekuensi dan amplitudo bunyi sebelum kalian mempelajari topik ini.

A. Pengertian Resonansi

Mengapa saat terdengar suara guntur yang sangat keras kaca rumah ikut bergetar? Hal ini dikarenakan kaca rumah mengalami peristiwa resonansi. Resonansi adalah peristiwa ikut bergetarnya suatu benda akibat pengaruh getaran benda lain karena mempunyai frekuensi yang sama. Peristiwa resonansi dapat terjadi jika dua buah benda memiliki frekuensi yang sama. Contoh lain ketika kita memukul garpu tala, maka ujung garputala yang lain akan turut bergetar sehingga menciptakan bunyi.
Peristiwa resonansi juga dapat dilihat pada ayunan sederhana beberapa bandul seperti gambar berikut ini.

W1siZiIsIjIwMTUvMDUvMTIvMDgvMTAvMjQvOTY1L1Jlc29uYW5zaV8yMExlc3Nvbi5qcGciXSxbInAiLCJ0aHVtYiIsIjYwMHhcdTAwM2UiLHt9XSxbInAiLCJjb252ZXJ0IiwiLWNvbG9yc3BhY2Ugc1JHQiAtc3RyaXAiLHsiZm9ybWF0IjoianBnIn1dXQ Peristiwa Resonansi

B. Resonansi pada Kolom Udara

Jika sebuah garpu tala digetarkan di atas kolom udara dengan panjang tertentu, maka akan timbul bunyi dengungan. Peristiwa ini disebut dengan resonansi. Getaran garpu tala yang kedua, akan mengakibatkan bunyi dengungan yang lebih keras. Jika kegiatan mengetarkan garputala ini dilanjutkan, dengungan yang terjadi akan semakin keras. Semakin panjang kolom udara, semakin kuat resonansinya. Resonansi pada kolom udara terjadi saat kolom udara dalam tabung mempunyai panjang

W1siZiIsIjIwMTUvMDUvMTIvMDgvMTAvMjQvOTY1L1Jlc29uYW5zaV8yMExlc3Nvbi5qcGciXSxbInAiLCJ0aHVtYiIsIjYwMHhcdTAwM2UiLHt9XSxbInAiLCJjb252ZXJ0IiwiLWNvbG9yc3BhY2Ugc1JHQiAtc3RyaXAiLHsiZm9ybWF0IjoianBnIn1dXQ Peristiwa Resonansi

Secara matematis, panjang kolom udara dapat ditentukan dengan rumus berikut.

W1siZiIsIjIwMTUvMDUvMTIvMDgvMTAvMjQvOTY1L1Jlc29uYW5zaV8yMExlc3Nvbi5qcGciXSxbInAiLCJ0aHVtYiIsIjYwMHhcdTAwM2UiLHt9XSxbInAiLCJjb252ZXJ0IiwiLWNvbG9yc3BhY2Ugc1JHQiAtc3RyaXAiLHsiZm9ybWF0IjoianBnIn1dXQ Peristiwa Resonansi

Dengan: ln = panjang kolom udara ke-n saat terjadi resonansi (m), λ= panjang gelombang (m),n = 1,2,3,….

C. Prinsip Resonansi dalam Kehidupan Sehari-Hari

1. Menguntungkan

a. Telinga manusia
Kita dapat mendengar bunyi karena adanya peristiwa resonansi pada telinga. Di dalam telinga terdapat selaput gendang telinga. Selaput ini sangat tipis dan mudah beresonansi dengan bunyi audiosonik.

b. Pita suara manusia
Disekitar pita suara (selaput suara) manusia terdapat rongga udara. Pada saat pita suara bergetar, udara didalam rongga udara itu ikut bergetar (beresonansi) sehingga memperkuat suara kita.

c. Alat musik
Alat musik akustik seperti seruling, terompet, biola, drum, dan gitar memanfaatkan resonansi agar diperoleh bunyi yang merdu. Pada alat musik tersebut, terdapat kotak berlubang yang berisi udara sehingga suara yang dihasilkan alat musik tersebut terdengar nyaring. Alat musik tradisional, seperti gamelan juga memanfaatkan peristiwa resonansi.

d. Rongga mulut katak
Katak dapat mengeluarkan bunyi yang sangat keras karena resonansi yang terjadi pada rongga mulut katak. Rongga mulut katak dapat mengembang sedemikian rupa sehingga menyerupai selaput tipis. Pada selaput tipis inilah terjadi peristiwa resonansi.

e. Dalam bidang komunikasi
Salah satu peralatan elektronik yang bekerja berdasarkan prinsip resonansi adalah pesawat radio. Pesawat radio dapat menangkap berita dari stasiun pemancar dengan menyamakan frekuensi antara pemancar dengan pendengar.

2. Merugikan
Peristiwa resonansi ada juga yang merugikan manusia karena menyebabkan kerusakan atau ketidaknyamanan. Oleh karena itu, manusia berusaha untuk menghilangkan atau mencegahnya. Contoh peristiwa resonansi yang merugikan:

a. resonansi pada mesin;
b. resonansi pada pesawat;
c. resonansi pada mobil;
d. resonansi pada jembatan sehingga jembatan runtuh seperti jembatan Tancoma di Amerika; dan
e. hancurnya kristal karena suara.

Leave a Comment